<$BlogRSDUrl$>
ini untuk banner blogger
  tempatkita       tempatku  
   
 
     
 

Thursday, August 12, 2004

Siapakah Jodohku?

:: nice artikel for the jomblo's ::

Sulit menentukan resep jitu untuk menemukan jodoh yang tepat, meski tulisan ini akan menyajikan kriteria pemilihan, tetap harus dipahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna, dan masih terbuka kemungkinan pemikiran lain.

Kriteria Menentukan Jodoh:
1. Anda berdua harus memiliki minat yang banyak.
2. Mampu tertawa bersama.
3. Saling memiliki ketertarikan fisik yang kuat.
4. Sependapat/setuju tentang ambisi dan sasaran hidup pasangan.
5. Sepakat soal agama.

Kehidupan yang menarik (minat yang banyak): Carilah orang yang memiliki kehidupan yang wajar, memiliki energi/semangat, imajinasi, dan percaya diri. Dengan demikian penting juga bagi seseorang untuk memiliki hidup yang normal sebelum dia memutuskan mencari pasangan hidup. Pernikahan bukan untuk menambah beban/kesulitan hidup, dan orang tidak menikah hanya sekedar untuk menghilangkan kejenuhan. Harus ada saling pengertian/toleransi dalam hal minat, diperlukan antusiasme dan minat yang tulus terhadap minat pasangan.

Tertawa Bersama penting dalam membentuk perkawinan yang kaya dan bahagia. Sifat humor diperlukan dalam situasi-situasi sulit yang sering timbul dalam rumah tangga. Kemampuan untuk tertawa menyatakan toleransi. Hindari orang yang tidak bisa tertawa.

Ketertarikan fisik yang kuat: Ketertarikan fisik mutlak perlu. Kalau pasangan Anda tidak menunjukan ketertarikan fisik, lebih baik cari yang lain saja. Dalam hal ketertarikan fisik, pria cenderung lebih cepat dari wanita. Tanda-tanda ketertarikan bisa berupa lirikan disertai dengan senyuman khas atau memegang tangan... Kalau lebih dari itu... Yah harus berjaga-jaga sendiri...

Ambisi dan sasaran hidup. Ini vital, tidak terlalu penting calon pasangan Anda orang kaya atau bukan, yang lebih penting adalah apakah dia mempunyai ambisi dan tujuan hidup yang jelas. Kalau calon Anda dari keluarga kaya, sebaiknya dengarkan apa pendapatnya mengenai sasaran hidup yang ingin dicapai. Banyak rumah tangga kandas karena suami tidak memiliki ambisi untuk maju.

Kesepakatan Agama: Apa arti agama bagi pasangan Anda? Apakah dia peduli tentang apa arti agama bagi Anda?

Akhir kata, kapan harus menikah/tidak...???

Jangan menikah:
1. Karena Anda merasa kasihan kepada seseorang.
2. Karena ingin melarikan diri dari keadaan Anda yang tidak bahagia.
3. Karena Anda bosan.
4. Supaya Anda diperhatikan oleh pasangan Anda.
5. Karena setiap orang toh menikah.
6. Jikalau Anda takut tentang seks atau tidak suka seorang pun meraba Anda.
7. Karena Anda hamil/menghamili.
8. Kalau Anda masih punya keraguan yang besar.

Anda siap menikah:
1. Kalau Anda sudah bisa membuat keputusan.
2. Ketika Anda sudah bisa menerima keputusan yang bertentangan dengan Anda.
3. Ketika Anda sudah bisa mandiri.
4. Ketika Anda sudah bekerja.
5. Ketika Anda sudah bisa menabung.
6. Ketika Anda menghendaki hidup bersama orang tertentu melebihi semua hal.

Nah... Udah siap belum? :)

published by: RaKa Mardika @ 12.8.04

0 Comments:

Post a Comment

<< Home

Berbagi rasa, berbagi suka, berbagi ide dan pengalaman

.: is this rha-k's webLOG? :.

Previous post: jokes of the day... hidup = menunda kematian?... Jika Aku Jatuh Cinta... hewan kontroversial?... makan #sensor# = nguik2?... dikaukah kekasih?... p o l i t i k... generasi kempong... karena tidak semuanya adalah karunia... p a n i k...

This page is powered by Blogger :)


 
     
 
  Mardi-k Lab. (contact) 1996-sekarang