<$BlogRSDUrl$>
ini untuk banner blogger
  tempatkita       tempatku  
   
 
     
 

Friday, August 27, 2004

I hate to feel to be foolished

Dear Charming Woman,

Sekedar berkeluh kesah. Menurut saya, cantik dan menarik itu adalah dua kriteria yg berbeda. Walaupun keduanya identik dg keindahan. Masih menurut saya, menarik lebih utama dari pada cantik. Kecantikan mungkin akan pudar seiring dg perubahan usia. Sedangkan ke-menarik-an, relatif bertahan abadi. Kecantikan lebih terpaku pada hal kasar, sedangkan ke-menarik-an bertumpu pada hal yg lebih halus.

Masih menurut saya. Pria cerdas akan jatuh hati pd ke-menarik-an dan waspada akan buaian kecantikan. Di dlm ke-menarik-an semestinya terdapat kecantikan, sedangkan kecantikan kadang sama sekali tdk mengandung unsur ke-menarik-an. Kecantikan sepertinya diciptakan utk dinikmati, sedangkan ke-menarik-an akan lebih bermakna untuk disyukuri. Pemetaan yg agak aneh, memang. Tapi begitulah kenyataan, menurut saya tentunya.

Saya memimpikan seorang kekasih yg menarik, dia cantik, fisiknya alami sempurna, tdk lupa dg karakter kepribadiannya yg bertaqwa. Saya menyadari bahwa saya bukan manusia titisan dewa, tapi masih saja saya memimpikan bercinta memadu kasih dg seorang dewi. Impian membawa angan saya, kadang hingga jauh melampaui kenyataan yg ada.

Saat kedua kaki kembali bertumpu pada bumi. Diri tersadarkan bahwa masih banyak arti yg perlu diselami. Kembali saya tenggelam dlm pencarian, pemilahan antara yg baik dan perlu diperbaiki. Saya mungkin adalah seorang yg optimis sekaligus pesimis. Di dalam diri saya pasti terdapat sifat baik dan sebaliknya. Dan hal ini semestinya berlaku pada semua ciptaan-Mu. Andai saya adalah sebuah titik, maka saya adalah komponen dari sebuah garis.

Tuhan, jika dianalogikan bahwa aku adalah sebuah titik dari kumpulan milyaran titik yg Engkau ciptakan. Jadikanlah aku supaya tegas, jelas, dan terlihat. Bantulah indera-ku untuk menemukan titik indah selainku yg aku yakin telah Engkau ciptakan untukku, aku ingin segera membuat garis!

published by: RaKa Mardika @ 27.8.04

Tuesday, August 24, 2004

Belanja Di Toko Kebahagiaan

Seorang muda yang selalu resah dan gelisah menemui seorang bijak dan bertanya, "Berapa lamakah waktu yang saya butuhkan untuk memperoleh kebahagiaan?" Orang bijak itu memandang si anak muda kemudian menjawab, "Kira-kira sepuluh tahun."

Mendengar hal itu anak muda tadi terkejut, "Begitu lama,?" tanyanya tak percaya. "Tidak," kata si orang bijak, "Saya keliru. Engkau membutuhkan 20 tahun." Anak muda itu bertambah bingung. "Mengapa Guru lipatkan dua,?" tanyanya keheranan. Orang bijak kemudian berkata, "Coba pikirkan, dalam hal ini mungkin engkau membutuhkan 30 tahun."

Apa yang terlintas dalam pikiran Anda ketika membaca cerita di atas? Tahukah Anda mengapa semakin banyak orang muda itu bertanya, semakin lama pula waktu yang diperlukannya untuk mencapai kebahagiaan?

Lantas, bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan? Sebagaimana yang telah sering saya sampaikan dalam rubrik ini, kebahagiaan hanya akan dicapai kalau kita mau melakukan pencarian ke dalam. Namun, itu semua tidak dapat Anda peroleh dengan cuma-cuma. Anda harus mau membayar harganya.

Agar lebih mudah saya akan menggunakan analogi sebuah toko. Nama toko itu adalah "Toko Kebahagiaan." Di sana tidak ada barang yang bernama "kebahagiaan" karena "kebahagiaan" itu sendiri tidak dijual. Namun, toko ini menjual semua barang yang merupakan unsur-unsur pembangun kebahagiaan, antara lain: kesabaran, keikhlasan, rasa syukur, kasih sayang, kejujuran, kepasrahan, dan rela memaafkan. Inilah "barang-barang" yang Anda perlukan untuk mencapai kebahagiaan.

Tetapi, berbeda dari toko biasa, toko ini tidak menjual produk jadi. Yang dijual di sini adalah benih. Jadi, kalau Anda tertarik untuk membeli "kesabaran" Anda hanya akan mendapatkan "benih kesabaran." Karena itu, segera setelah Anda pulang ke rumah Anda harus berusaha keras untuk menumbuhkan benih tersebut sampai ia menghasilkan buah kesabaran.

Setiap benih yang Anda beli di toko tersebut mengandung sejumlah persoalan yang harus Anda pecahkan. Hanya bila Anda mampu memecahkan persoalan tersebut, Anda akan menuai buahnya. Benih yang dijual di toko itu juga bermacam-macam tingkatannya. "kesabaran tingkat 1," misalnya, berarti menghadapi kemacetan lalu lintas, atau pengemudi bus yang ugal-ugalan. "Kesabaran tingkat 2" berarti menghadapi atasan yang sewenang-wenang, atau kawan yang suka memfitnah. "Kesabaran tingkat 3", misalnya, adalah menghadapi anak Anda yang terkena autisme.

Menu yang lain misalnya "bersyukur." "Bersyukur tingkat 1" adalah bersyukur di kala senang, sementara "bersyukur tingkat 2" adalah bersyukur di kala susah. 'Kejujuran tingkat 1," misalnya, kejujuran dalam kondisi biasa, sementara "kejujuran tingkat 2" adalah kejujuran dalam kondisi terancam. Inilah sebagian produk yang dapat dibeli di "Toko Kebahagiaan". Setiap produk yang dijual di toko tersebut berbeda-beda harganya sesuai dengan kualitas karakter yang ditimbulkannya. Yang termahal ternyata adalah "kesabaran" karena kesabaran ini merupakan bahan baku dari segala macam produk yang dijual di sana.

Seorang filsuf Thomas Paine pernah mengatakan, "Apa yang kita peroleh dengan terlalu mudah pasti kurang kita hargai. Hanya harga yang mahallah yang memberi nilai kepada segalanya. Tuhan tahu bagaimana memasang harga yang tepat pada barang-barangnya."

Dengan cara pandang seperti ini kita akan menghadapi masalah secara berbeda. Kita akan bersahabat dengan masalah. Kita pun akan menyambut setiap masalah yang ada dengan penuh kegembiraan karena dalam setiap masalah senantiasa terkandung "obat dan vitamin" yang sangat kita butuhkan.

Dengan demikian Anda akan "berterima kasih" kepada orang-orang yang telah menyusahkan Anda karena mereka memang "diutus" untuk membantu Anda. Pengemudi yang ugal-ugalan, tetangga yang jahat, atasan yang sewenang-wenang adalah peluang untuk membentuk kesabaran. Penghasilan yang pas-pasan adalah peluang untuk menumbuhkan rasa syukur. Suasana yang ribut dan gaduh adalah peluang untuk menumbuhkan konsentrasi. Orang-orang yang tak tahu berterima kasih adalah peluang untuk menumbuhkan perasaan kasih tanpa syarat. Orang-orang yang menyakiti Anda adalah peluang untuk menumbuhkan kualitas rela memaafkan.

Sebagai penutup marilah kita renungkan ungkapan berikut ini: "Aku memohon kekuatan, dan Tuhan memberiku kesulitan-kesulitan untuk membuatku kuat. Aku memohon kebijaksanaan, dan Tuhan memberiku masalah untuk diselesaikan. Aku memohon kemakmuran, dan Tuhan memberiku tubuh dan otak untuk bekerja. Aku memohon keberanian, dan Tuhan memberiku berbagai bahaya untuk aku atasi. Aku memohon cinta, dan Tuhan memberiku orang-orang yang bermasalah untuk aku tolong. Aku mohon berkah dan Tuhan memberiku berbagai kesempatan. Aku tidak memperoleh apapun yang aku inginkan, tetapi aku mendapatkan apapun yang aku butuhkan."

Sumber: Belanja di "Toko Kebahagiaan" oleh Arvan Pradiansyah, Direktur Pengelola Institute for Leadership & Life Management (ILM) dan Penulis Buku "Life is Beautiful & You Are A Leader"

published by: RaKa Mardika @ 24.8.04

Monday, August 23, 2004

merdeka
(2)

Ternyata... Di "jaman merdeka" ini, disayangkan bahwa ada manusia2 yg saking merdeka-nya, mereka lupa bahwa kehidupan di dunia ini adalah sebuah tugas dan tanggung jawab besar yg mulia, bahwa setelah kehidupan di dunia ini, kita semestinya kembali pd asal muasal kita, sesuai idealisme kita masing2... Sambil berdoa, "Tuhan, kuatkanlah kami dlm kebenaranmu, terimalah semua mereka yg kembali..." Berikut tulisan seorang kawan yg berusaha "membangun" mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai sekarang *Aa'Gym banget* :)

- + - + - + -

Terima kasih kawan, karena telah menjadi teman "pecinta negeri" buatku. Tapi sebaiknya kita berbagi, dan hendaknya kalian sedikit tahu bahwa KALAU SAJA tidak karena MUHAMMAD yg juga mencintai negerinya (mekkah), TENTU aku tak lagi perlu menahan muak dan menggantinya dengan CINTA pada negeri yang disebut INDONESIA ini!

Terus terang aku muak dengan geliat negeri durhaka ini. Negeri yang mengingkari hukum Tuhan. Negeri yang menganggap Tuhan lebih bodoh dari para pembuat hukum. Hebat...!!! hebat sekali...! Aku bertepuk tangan karena mereka yang mengendalikan kehisupan negeri ini... Tepuk tangan yang melecehkan mereka.

Lihat saja kawan, apa yang sedang diperbuat politikus kita... bersatu padu di Parlemen dan Eksekutif, bahu membahu mengeruk kekayaan kita. Merampoknya dan menyimpannya untuk menghasilkan siksaan neraka bagi mereka.

Lihat saja apa yg diperbuat anak2 kita yg TOLOL...! mereka berlomba menjadi PENEBAR MURKA TUHAN dengan mempertontonkan adegan2 JAHIL dan KAMPUNGAN! "Buruan Cium Gue...!" kata mereka. Dan kita pun dengan DUNGU-nya membayar aksi meraka. Kita sangat (dan TERAMAT DUNGU) kalo sampe bener membeli karcis untuk menonton pertunjukan mereka. Dan sangat ironis, sekarang SUBUR berkembang sarana untuk menumbuhkan anak2 kita yg TOLOL lainnya melalui AFI, KDI, Indonesian Idol... dsb... Dan dengan dungunya pula kita rela menyokong dana buat mereka dengan ber-sms ria.. mendukung mereka...

Malang nian, negeri durhaka ini dihuni oleh orang2 TOLOL dan DUNGU... yg tak pernah sama sekali memberikan pencerahan dan harapan akan kehidupan yg lebih manusiawi... berbagi kasih dengan mereka yg kurang... berbagi cinta... (bukan NAFSU... Sayang!)..

Ya negeri durhaka ini memang sesak dihuni oleh orang TOLOL dan DUNGU... sehingga Pilpres putaran 2 pun hanya menghasilkan pilihan yang Dilematis... Tak satu pun dari 2 kandidat itu memberikan harapan perbaikan kehidupan bagi rakyat melarat, tetapi mereka hanya menawarkan perbaikan kehidupan bagi para ELIT yg PELIT!

Kawan, biarpun demikian hendaknya tetaplah kita bersabar menahan MUAK ini dan tetaplah suburkan CINTA pada negeri ini... hari ini mungkin kita tak punya harapan pada anak tolol dan elit pelit itu... Biarkan saja... Yg perlu kita lakukan adalah meyakini bahwa memang perubahan HARUS kita yg melakukan.

Kalian tunggulah anakku, MUHAMAD LINTANG SULUNG, tumbuh besar, berkembang dengan idealis dan ketulusan, dan kemudian akan mengepalkan tinjunya merontokkan elit pelit itu dan juga menggantikan peran anak tolol sekarang... Tumbuhlah anakku... ayah berharap banyak padamu dengan doa kepadaNYA... bawalah perubahan... bawa perbaikan... sehingga ketika aku penuh uban nanti, kau telah mewujudkan perubahan dan perbaikan di negeri ini...

Kawan kalian punya harapan pada anak kalian? Atau harapan kalian baru mulai terbuka? tak masalah. Bukalah harapan kalian pada anak kalian... Dan alangkah kecewanya aku kalau untuk mempunyai harapan pd anak kalian pun, kalain tidak bisa. Karena kalian takut menikah..(?)

Sampaikan salam CINTA ku pada Pe-CINTA Negeri ini yg lainnya... Adakah kalian punya salam dan doa bukan anak sulungku..? Dialah harapan bagi perubahan di negeri ini... sambutlah dia dan doakanlah.. [Lelaki, 21-08-04]

published by: RaKa Mardika @ 23.8.04

Wednesday, August 18, 2004

merdeka!!!

Teman(s),

Diriku jd tergelitik utk ikutan sumbang buah pikiran, berharap teman2 nggak keberatan utk mencernanya :)

Kemarin (17 Agustus 2004), di TransTV (kalo ndak salah), ditayangkan dokudrama (dokumentasi drama) pustaka tokoh bangsa, kebetulan yg diangkat adalah Bung Karno, Bung Hatta, dan Bung Sjahrir. Sayang, utk BK dan BH, diriku nggak (belum) nonton karena pulas berhubung disergap rasa kantuk. Kira2 jam 15:30 an, rasa kantuk telah hilang, dokudrama BS pun jd konsumsi mata. Di sana dijelaskan bahwa BS berasal dari kalangan berada kala itu, disinggung juga bahwa BK dan BH mirip2 demikian. Pd jaman itu, saat Nusantara sedang diperah oleh kolonialisme Belanda dan Jepang, ketiga Bung ini beruntung bisa hidup layak dan menikmati pendidikan berkualitas baik, bahkan sampai studi ke luar negeri (Belanda) pula.

Dari kondisi (lebih baik daripada kondisi bangsa secara umum) itulah, di dlm kepala para Bung ini muncul ide utk meng-independen-kan Nusantara. BS diceritakan cukup dekat dengan kaum komunis, diceritakan bahwa BK dan BS sempat dekat dg pihak Jepang, berdalih perjuangan diplomatis. Diceritakan saat Bom Atom jatuh di Hiroshima dan Nagasaki, Jepang membentuk BPUPKI (Badan Penyelenggara Untuk Persiapan Kemerdekaan Indonesia, harap koreksi jika salah). BS berkeyakinan bahwa Jepang akan ingkar utk me-merdeka-kan Indonesia, seandainya tepat janji pun, maka kemerdekaan Indonesia adalah hadiah dari penjajah dan bukan hasil perjuangan bangsa Indonesia, dan ini akan merendahkan martabat bangsa Indonesia di mata internasional. Oleh sebab itu, BS berpendapat bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia mesti dipercepat.

Pd masa pra kemerdekaan. Diceritakan bahwa BS berdiskusi dg seorang Tokoh Komunis, perihal sosok yg tepat utk mem-proklamasi-kan Indonesia. Tokoh Komunis itu berkomentar, "Mengapa tdk anda sendiri?" (menunjuk kpd BS). BS menjawab bahwa dia merasa kurang dikenal oleh rakyat. Sedangkan BK dan BH dianggap terlalu dekat dg Jepang. Diceritakan bahwa hubungan BS dg BK dan BH sempat renggang. Diceritakan pula bahwa nama Tan Malaka (tokoh komunis asia) sempat dimunculkan sbg bakal calon proklamator Indonesia. Namun diceritakan bahwa Tan Malaka menolaknya beralasan serupa dg alasan BS. BS diceritakan berhaluan sosialis, BK diceritakan berhaluan nasionalis, BH diceritakan berhaluan kerakyatan. Diceritakan kemudian bahwa BK dan BH diculik oleh para pemuda dan dibawa ke Rengas Dengklok. Diceritakan bahwa BS sempat membuat Teks Proklamasi namun di-revisi menjadi teks yg dibacakan oleh BK pd 17 Agustus 1945 kira2 jam 10 pagi. Di saat2 bersejarah itu, BS diceritakan berada jauh dari perhatian publik.

Diceritakan bahwa saat BK menjadi Presiden dan BH menjadi Wakil Presiden, BS dianugerahkan menjadi Perdana Menteri. Namun perjalanan sejarah mencatat, BS kemudian diasingkan dari pentas politik hingga akhir hayatnya. Dokudrama tsb mengomentari bahwa pengasingan BS setelah Indonesia merdeka mirip dg yg dilakukan Belanda pd pra kemerdekaan. Pd pra kemerdekaan, Belanda mengasingkan BS karena dianggap menyebarkan pemikiran2 yg membahayakan stabilitas pemerintahan.

Teringat sebaris kalimat, sejarah tdk pernah mengatakan hal yg se-sungguh2nya. Sbg generasi masa kini dan masa depan, kita semestinya menyadari bahwa kondisi kini dan ke depan jelas lebih kompleks dibanding masa lalu. Penjajahan kini tdk lg hanya berbentuk penjajahan fisik yg kentara, membentuk pemikiran, pembentukan pola hidup dan kebutuhan, komando utk berkiblat pd suatu arah tertentu, penyeragaman konsumsi dan selera, menganggap selainnya sbg lawan yg mesti dibuat sewarna atau malah mesti diperangi, itulah sebagian metode kolonialisme masa kini.

Membebaskan diri dari penjajahan memang tdk mudah. Bahkan sebagian kalangan berpendapat bahwa sesungguhnya manusia tdk pernah merdeka, ber-argumen bahwa aturan dari Yg Maha Kuasa selalu mengikat segala hal tentang kehidupan. Benarkah demikian? Saya pikir perlu kajian lebih dalam. Tdk dpt dipungkiri bahwa alam terdiri dari hal yg beraneka ragam. Warna sendiri terdiri dari variasi yg hampir tdk terbatas, sedangkan mata sbg indera penglihatan kita pun ada batasannya, dan secara alamiah ada yg tdk bisa dilihat mata manusia. Teringat konsep rekonsiliasi, warna warni semestinya menjadikan kita seperti bunga2 di taman, masing2 punya andil dari keindahan dan keharuman keseluruhan. Jadi, kita2 sbg insan yg merasa sbg anak nusantara, sudah selayaknya mengambil peran kita utk ikut mengusung harga diri bangsa Indonesia.

Cukup sudah saling menyalahkan. Bersama kita bisa...!!! :) Yuk sekarang kembali ke rutinitas masing2 ;)

--- sebelumnya ---

From: Zulfikar Efri
Sent: Wednesday, August 18, 2004 8:01 AM

Dear,
Gw setuju banget ama mksd iday, bearti gw kira klo elo day berfikir kayak gitu dan semua masyarakat di indonesia berfikir secara positif kayaknya dapat memberantas kemiskinan deh....:)
So klo kita punya duit banyak elo pade harus mikir dua atau tiga kali klo mo upgrade HP baru, beli motor ataupun beli mobil dikarenakan masih banyak dilingkungan sekitar kita yang mo mkan aja sulit atau jangan2 teman2 kita di TC yang memang sedang memerlukan uang dikarenakan keluarganya lebih membutuhkan atau bahkan kakak kandung kita sendiri? apakah elo pade siap dengan ini? gw cuma sangat pesimis masyarakat yang dah tebentuk lebih mementingkan dirinya sendiri untuk melakukan ini semua (semoga pikiran gw salah....:))
Tapi yang jelas bantulah dari orang yang paling dekat......

Merdeka...... Indonesia kU..........

--- sebelumnya ---

From: fadli
Sent: Tuesday, August 17, 2004 9:35 AM

Teruntuk para pecinta negri,

Sebuah momen yang telah lama bias seharusnya bisa kita kembalikan pamornya. Detik kemerdekaan adalah puncak perjuangan pemuda (di jaman itu..) sekaligus garis start menuju kemakmuran yang gak ada garis finishnya.

Gak perlu lah muluk-muluk punya jiwa dan keikhlasan seperti pendahulu kita (pejuang...), tapi yang kita mesti fikirkan apa iya kita sebagai tulang punggung bangsa yang mengaku punya kelebihan intelektual dan daya akses informasi tak terbatas hanya mampu menjadi mesin-mesin kapitalis yang hanya menghisap darah buruh-buruh yang sudah gak punya darah lagi.

Lalu apa bedanya kita sama koruptor, penjahat ekonomi, dan pejabat bejat..?

Dimana tanggung jawab moral kita sebagai orang-orang yang "ngerti" kepada mereka yang bahkan 26 huruf pun gak hafal...?

Dan jangan dulu bertanya peran kita terhadap bangsa, negara, dan agama. Tetapi apa kontribusi kita kepada lingkungan sekitar..? kepada masyarakat yang buta informasi..? kepada teman-teman yang kurang kesempatan..? kepada orang tua kita yang terdoktrin dengan orde baru..?

Memang benar kita harus ikhlas dalam membawa perubahan dan perbaikan. Tapi kita juga mesti tau, apa langkah yang paling sederhana untuk ke sana... Karena untuk mencapai 1000 langkah kita harus memulainya dengan satu langkah... Mungkin awalnya merangkak, lalu baru belajar berdiri, kemudian berjalan, berlari, lompat, terbang...

Jangan bertanya apa yang sudah negaramu berikan untukmu, tapi bertanyalah apa yang sudah kamu beri untuk negaramu (George Washington)

Segenap cinta untuk tanah air dan kalian,

Idhay

--- sebelumnya ---

Zulfikar Efri wrote:

Daer all My Bros N SIS'

MERDEKA juga deh... Tapi menurut gw tugas kita yang terutama untuk meneruskan Cita2 Para Pejuang yang Sangatlah LUHUR dan bukan mengancurkannya....

Kenapa kita harus meniru dan selalu mengambil nilai negatif dari kebudayaan barat? berbusana yang memang bukan buadaya kita dimana aurat dapat kita lihat secara GRATIS... (klo Laki2 sih maunya....:P bukan gitu Bang Mandra?)

Kenapa selalu budaya adu domba yang dulu pernah menghancurkan negri ini dapat mudah sekali terserap dalam benak kita sehingga persatuan dan kesatuan yang dulu ada menjadi berantakan

Bros N SIS' ternyata masih banyak lagi yang mungkin satu atau beberapa diantara Qt salah mengartikan dari perkembangan zaman ini dan gw harap dan sangat mengharapkan JANGANLAH KITA SELALU BERKOMENTAR INI ATAU ITU TAPI LAKUKANLAH DENGAN PENUH IKLAS SEPERTI PARA PEJUANG QT DULU

Ok deh sekali lagi
MERDEKA...........

Best Regards,
efrie zulfikar

--- sebelumnya ---

From: muhid syahromi
Sent: Monday, August 16, 2004 10:45 AM

Bersama ini gw mo ngucapin,
DIRGAHAYU HUT RI
17 Agustus
Sekali Merdeka Tetap Merdeka

Merdeka ataoe Mati Boeng !!!

Lelaki

published by: RaKa Mardika @ 18.8.04

Thursday, August 12, 2004

Siapakah Jodohku?

:: nice artikel for the jomblo's ::

Sulit menentukan resep jitu untuk menemukan jodoh yang tepat, meski tulisan ini akan menyajikan kriteria pemilihan, tetap harus dipahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna, dan masih terbuka kemungkinan pemikiran lain.

Kriteria Menentukan Jodoh:
1. Anda berdua harus memiliki minat yang banyak.
2. Mampu tertawa bersama.
3. Saling memiliki ketertarikan fisik yang kuat.
4. Sependapat/setuju tentang ambisi dan sasaran hidup pasangan.
5. Sepakat soal agama.

Kehidupan yang menarik (minat yang banyak): Carilah orang yang memiliki kehidupan yang wajar, memiliki energi/semangat, imajinasi, dan percaya diri. Dengan demikian penting juga bagi seseorang untuk memiliki hidup yang normal sebelum dia memutuskan mencari pasangan hidup. Pernikahan bukan untuk menambah beban/kesulitan hidup, dan orang tidak menikah hanya sekedar untuk menghilangkan kejenuhan. Harus ada saling pengertian/toleransi dalam hal minat, diperlukan antusiasme dan minat yang tulus terhadap minat pasangan.

Tertawa Bersama penting dalam membentuk perkawinan yang kaya dan bahagia. Sifat humor diperlukan dalam situasi-situasi sulit yang sering timbul dalam rumah tangga. Kemampuan untuk tertawa menyatakan toleransi. Hindari orang yang tidak bisa tertawa.

Ketertarikan fisik yang kuat: Ketertarikan fisik mutlak perlu. Kalau pasangan Anda tidak menunjukan ketertarikan fisik, lebih baik cari yang lain saja. Dalam hal ketertarikan fisik, pria cenderung lebih cepat dari wanita. Tanda-tanda ketertarikan bisa berupa lirikan disertai dengan senyuman khas atau memegang tangan... Kalau lebih dari itu... Yah harus berjaga-jaga sendiri...

Ambisi dan sasaran hidup. Ini vital, tidak terlalu penting calon pasangan Anda orang kaya atau bukan, yang lebih penting adalah apakah dia mempunyai ambisi dan tujuan hidup yang jelas. Kalau calon Anda dari keluarga kaya, sebaiknya dengarkan apa pendapatnya mengenai sasaran hidup yang ingin dicapai. Banyak rumah tangga kandas karena suami tidak memiliki ambisi untuk maju.

Kesepakatan Agama: Apa arti agama bagi pasangan Anda? Apakah dia peduli tentang apa arti agama bagi Anda?

Akhir kata, kapan harus menikah/tidak...???

Jangan menikah:
1. Karena Anda merasa kasihan kepada seseorang.
2. Karena ingin melarikan diri dari keadaan Anda yang tidak bahagia.
3. Karena Anda bosan.
4. Supaya Anda diperhatikan oleh pasangan Anda.
5. Karena setiap orang toh menikah.
6. Jikalau Anda takut tentang seks atau tidak suka seorang pun meraba Anda.
7. Karena Anda hamil/menghamili.
8. Kalau Anda masih punya keraguan yang besar.

Anda siap menikah:
1. Kalau Anda sudah bisa membuat keputusan.
2. Ketika Anda sudah bisa menerima keputusan yang bertentangan dengan Anda.
3. Ketika Anda sudah bisa mandiri.
4. Ketika Anda sudah bekerja.
5. Ketika Anda sudah bisa menabung.
6. Ketika Anda menghendaki hidup bersama orang tertentu melebihi semua hal.

Nah... Udah siap belum? :)

published by: RaKa Mardika @ 12.8.04

Wednesday, August 11, 2004

jokes of the day

:: Upacara Bendera ::

Seperti biasanya setiap hari senin selalu dilaksanakan Upacara Bendera. Kali ini giliran Miera yang menjadi pembawa acara. Upacara bendera berjalan dengan lancar, hingga tibalah saatnya, komandan upacara dan para guru meninggalkan lapangan upacara. Miera dengan suaranya yang lantang: "Komandan upacara dan para guru diperkenankan meninggal di lapangan upacara". Peserta Upacara: $#*%)(???????

:: Buat Bajuri Mania ::

Bajuri: Cup... Cup... Tolong beliin es dong... Mak sakit tuh... Tolong yah Cup!
Yusuf (ucup): i... i... iye Bang... duitnye mane?
Bajuri: yah... udeh... pake duit elo dulu sono...!!
Ucup: ...tapi... aye kaga punya duit Bang!
Bajuri: ...udeh ngutang dulu sono... warung mpo Dine...
Ucup: iya deh... (tak lama Ucup pergi dan kembali lagi bawa es) ...Nih esnya Bang... (sambil dengan mukanya bangga kalau dia sudah bisa membantu...)
Bajuri: Yah... elo... Cup... masa yang elo beli es teh manis... bego lu... Neng... Oneng... Oneng...
Oneng: iye... iye... ade ape Bang...?
Bajuri: Nih liat nih si Ucup... bego banget Neng... masa gue suruh ke warung beliin es buat kompres emak... eh die malah beliin es teh manis... bego kan die...
Oneng: (sebelumnya Ucup mukanya terlihat seperti orang bingung) Cup... Cup... elo bego banget yah... masa emak elo beliin es teh manis... lha pan elo tahu kalo emak sukanye Es campur!!! Bajuri: (sambil gemes lihat Oneng) #%$%*+_$?";';'#&^5

published by: RaKa Mardika @ 11.8.04

Tuesday, August 10, 2004

hidup = menunda kematian?

eramuslim - Rim Shaleh Ar-Riyasyi (22), seorang ibu muda Palestina dengan dua orang anak yang masih balita dan ditinggalkan oleh suaminya, tidak pernah putus asa meski hidupnya tak henti diliputi kesusahan dan kegelisahan. Bahkan keputusannya untuk menjadi ibu pertama yang melakukan bom syahid (istisyhad) bukan karena harapannya sudah hilang.

Justru keyakinannya yang kuat akan kemenangan yang membuat dia merelakan tubuhnya hancur berkeping dengan bom yang dibawanya sendiri. Pertengahan Januari 2004, Rim telah membuktikan keberanian yang harus dicontoh oleh wanita Islam di seluruh dunia. Bom yang dibawanya meledak dalam pos pemeriksaan Israel dan membunuh 4 orang serdadu Israel dan melukai puluhan lainnya.

Tidak banyak wanita perkasa seperti Rim. Untuk mengetahui keperkasaan jiwanya, di bawah ini adalah potongan wasiat terakhirnya sebelum dia melakukan aksi sucinya. Tulisannya ia beri judul "al-farh al-majjaani" (pernikahan cuma-cuma). Bacalah dan renungkan, bagaimana jika kita berada pada posisinya?

Berikut kutipan wasiat itu yang dari Mingguan Al-Usbu' Mesir edisi 359, 19 Januari 2004:

"Setelah setahun pernikahanku dengan Ziad, dia seorang suami yang sangat baik, aku melewati hari-hari terindah dalam hidupku bersamanya hingga Allah menyempurnakan kebahagiaanku dengan anak pertama kami, Ubaid. Betapa besarnya kebahagiaan kami ketika pertama kali tangan kami memangkunya... dan ketika dua matanya yang indah terbuka melihat dunia barunya... akan tetapi kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.

Beberapa hari setelah kelahiran Ubaid, Intifadoh al-Aqsa meletus. Luka dan impian berkumpul satu dalam hatiku dan rasa aman terenggut dari mata si kecil. Hari-hari berlalu satu-satu. Seiring dengan itu, para syuhada pun pergi satu-satu. Kupeluk buah hatiku dalam dadaku lalu berdoa agar Allah menjaganya dari moncong senapan-senapan Zionis yang menantinya di belakang pintu. Serangan tentara israel semakin menggila, tapi perlawanan pun semakin kuat. Keyakinanku tentang perlawanan sama seperti keyakinan para istri dan ibu lainnya, yaitu melahirkan sebanyak-banyaknya generasi untuk melawan kekejaman musuh... akupun melahirkan anak kedua kami, bayi perempuan yang cantik. Aku memberinya nama "Dhuha" dengan harapan kelahirannya membawa pagi yang bercahaya dan hilanglah kegelapan penjajahan.

Setiap hari berlalu membawa duka dan kesedihan yang semakin bertambah, terutama setelah suamiku hilang, seperti ribuan orang Palestina lainnya, dan adik kandungku, Muhammad, syahid. Dia adalah komandan batalion Al-Quds, sayap militer Harokah Al-Jihad. Hidup semakin bertambah suram dan menyesakkan. Kutatap dua buah hatiku. Aku bertanya dalam hati, Akan datangkah suatu hari dimana aku melihat Ubaid sebagai seorang dokter atau seorang guru yang mengabdi kepada tanah airnya?! Akan datangkah suatu hari dimana dia mencurahkan isi hatinya tentang impian-impiannya atau tentang gadis yang dicintainya? Apakah aku masih hidup hingga Dhuha memakai gaun pengantin dan aku meriasnya... lalu tanganku menggenggam tangannya dan meletakannya di lengan suaminya?

Mungkin terlalu awal aku memimpikan semua ini. Kulihat sekitarku semuanya di bawah kepungan yang semakin mencekik. Zionis laknat itu terus mengawasi segalanya, hingga udara yang kami hirup sekalipun. Sedang pembantaian tak pernah berhenti apalagi berakhir.

Seakan-akan tiang-tiang gantung terpancang di sepanjang tempat dan waktu di tanah kami. Para sniper mengincar di atap-atap dan jendela-jendela rumah kami dan dengan senapannya menembaki keluarga kami. Mereka membakar rumah-rumah kami dan kamar-kamar tidur kami, bahkan mimpi anak-anak kami.

Semakin besarlah kegelisahanku tentang dua buah hatiku. Setiap saat bertambah ketakutanku, tapi bertambah kuat pula perasaanku untuk melawan ketakutan itu. Dan setiap kali pengepungan bertambah hebat, bertambah pula keimanan dalam hatiku, bahwa pertolongan Allah niscaya akan datang. Tanpa aku peduli bahwa di rumahku tidak ada sepotong rotipun yang bisa kuberikan kepada dua anakku bahkan setetes air pun tak ada. Rumah-rumah semuanya kosong selain dengan teriakan anak-anak yang menyayat hati....(*)

... Jadilah engkau suamiku yang menyayangi kedua anakku, berusahalah untuk menggantikan kasih sayangku yang tidak mereka rasakan setelah kepergianku, jika malam tiba bangunlah dan selimuti mereka berdua dengan kain agar mereka terhangatkan olehmu dari kedinginan dan buruknya cuaca.

Kabarkan kepada mereka berdua dengan kebenaran Allah dan kebenaran Rasulullah bahwa tidak ada makna yang lebih indah dari makna keibuan selain kemerdekaan... dan tidak ada sesuatu yang lebih mahal dari anak-anak selain tanah air... dan tidak ada yang lebih mulia dari hidup selain menyatakan kalimat "Laa Ilaaha Illallah"... kabarkan kepada keduanya janji Allah tentang kemenangan sudah sangat dekat..."

Ibunda Rim, Semoga darah syahidmu menyemai semangat perjuangan Islam di jiwa seluruh umat Islam di seluruh dunia. Amin. Allahu Akbar Walillahil Hamd!

(*) Sampai di sini, redaksi Al-Usbu' memotong Wasiat Rim dan menyambungnya dengan tidak menjelaskan siapa orang keduanya yang diajak bicara. Mungkin kitalah, para pembaca, yang dimintanya untuk menjaga dan menyampaikan pesannya kepada dua anaknya yang ditinggalkannya dan kepada anak-anak di seluruh dunia, anak-anak kita! Wallahu alam.

Kiriman: Zamzam Muharamsyah Ma'mun, New Damietta- Egypt

teringat akan syair nasyid palestina,
...sedang apa-sedang apakah kalian...

o O o

<rha-k>

Dear Semua,

Membaca epik di atas
Saya merinding...
Kengerian seolah berada di sekeliling saya.
Membayangkan situasi Indonesia pra proklamasi kemerdekaan...
Kemerdekaan mesti ditukar dg darah dan air mata.

DIRGAHAYU NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

Saya lebih memilih berani hidup daripada berani mati.
Saya lebih berusaha utk hidup mulia ketimbang mati syahid.

Yaa Tuhan...
Terimalah mereka yg "kembali" dan kuatkanlah kami dalam kebenaranmu.
Tiada kebenaran yg melebihi kenyataan...
Selalu ambillah hikmah...
Selalu ambillah hikmah...
Selalu ambillah hikmah...

Salam utk sesama hidup!

</rha-k>

published by: RaKa Mardika @ 10.8.04

Monday, August 09, 2004

Jika Aku Jatuh Cinta

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintai-Mu.

Penguasa alam, jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku pada-Mu.

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh dalam jurang cinta semu.

Tuhanku, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling pada hati yang lain.

Tuhan Semesta Alam, jika aku rindu, rindukanlah aku pada seseorang yang merindui selamat di jalan-Mu.

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan saat kembali kepada-Mu.

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya berdekatan dengan-Mu dalam kesenyapan.

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu, sedangkan diriku sendiri terlupakan.

Tuhan Yang Maha Kuasa, jika Kau perkenankan aku merindukan kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

- o O o -

CINTA. Topik yg tak pernah habis untuk di-eksplorasi, sumber inspirasi manusia. Namun, kenyataannya. Ada manusia yg memaksakan kehendak utk mengakhiri kehidupannya, beralasan karena cinta. Ada manusia yg mengakhiri kehidupan sesamanya, lagi2 beralasan karena cinta. Benarkah sifat manusia bisa pudar berganti naluri hewan, dikarenakan cinta? Pribadiku berkata, TIDAK!!! Cinta berbeda dg napsu. Cinta berbeda dg kebutuhan. Cinta berbeda dg motivasi. Cinta adalah netral, tdk positif, tdk pula negatif. Cinta bukan utk dikejar dan dimiliki seorang diri, maupun dimiliki berpasangan. Cinta adalah utk semua. Karena mungkin jumlah dan ragam cinta yg tak terhingga. Karena napsu, manusia jatuh cinta. Karena kebutuhan, manusia jatuh cinta. Seorang motivator semestinya memiliki cinta, namun disayangkan jika hanya sekedar cinta kpd dirinya seorang. CUKUP!!! Cukupkan cinta sesuai kapasitas dan selera anda. Peduli, hargai, dan hormatilah. Karena sesama hidup selain anda membutuhkan cinta juga, mungkin saja dlm varian dan versi yg berbeda. [end of my testimonial]

published by: RaKa Mardika @ 9.8.04

Friday, August 06, 2004

hewan kontroversial?

Komentar dari: BeNy G <brg994@yahoo.com>

saya jadi ingat ada acara tv dokumenter yang mengisahkan para ilmuwan di eropa berusaha merubah kode genetik babi bahkan mengisolasinya di ruang steril dan hanya diberi makanan yg bersih, para pegwai yg merawatnya pake baju dan helm pelindung (pakaian khusus untuk masuk ruang steril), tapi hasil risetnya tetap membuktikan masih ada penyakit laten yang diidap babi yg tidak bisa dihilangkan meski kode genetiknya dirubah.

Komentar dari: ayahe rahadian <keluarga_nugrohodp@yahoo.co.uk>

dari milis tetangga, mereka juga mengharamkan babi, minimal menganggap bahaya

The following is from Dr. Lee Say Fatt, I believe you should read this.

!!! Pork Awareness (read this carefully) !!!

IT'S WORTH SPENDING 3 MINUTES READING THIS

Try this and see whether the pork you bought has worms. There goes with your "Bak Kut Teh" for those who love it. Most men love to eat this so watch out before it's too late. If you pour Coke (yes, the soda) on a slab of pork, wait a little while, you will SEE WORMS crawl out of it.

A message from the Health Corporation of Singapore about the bad effects of pork consumption. Pig's bodies contains MANY TOXINS, WORMS and LATENT DISEASES.

Although some of these infestation are harboured in other animals, modern veterinarians say that pigs are far MORE PREDISPOSED to these illnesses than other animals. This could be because PIGS like to SCAVENGE and will eat ANY kind of food, INCLUDING dead insects, worms, rotting carcasses, excreta including their own, garbage, and other pigs.

INFLUENZA (flu) is one of the MOST famous illnesses which pigs share with humans. This illness is haboured in the LUNGS of pigs during the summer months and tends to affect pigs and human in the cooler months. Sausage contains bits of pigs' lungs, so those who EAT pork sausage tend to SUFFER MORE during EPIDEMICS of INFLUENZA.

Pig meat contains EXCESSIVE quantities of HISTAMINE and IMIDAZOLE compounds, which can lead to ITCHING and INFLAMMATION; GROWTH HORMONE which PROMOTES INFLAMMATION and growth; sulphur containing mesenchymal mucus which leads to SWELLING and deposits of MUCUS in tendons and cartilage, resulting in ATHRITIS, RHEUMATISM, etc. Sulphur helps cause FIRM human tendons and ligaments to be replaced by the pig's soft mesenchymal tissues, and degeneration of human cartiliage. Eating pork can also lead to GALLSTONES and OBESITY, probably due to its HIGH CHOLESTEROL and SATURATED FAT content.

The pig is the MAIN CARRIER of the TAENIE SOLIUM WORM, which is found in it flesh.

These tapeworms are found in human intestines with greater frequency in nations where pigs are eaten. This type of tapeworm can pass through the intestines and affect many other organs, and is incurable once it reaches beyond a certain stage. One in six people in the US and Canada has RICHINOSIS from eating trichina worms, which are found in pork. Many people have NO SYMPTOMS after having pork. When they do have any sickness in long term, they resemble symptoms of many other illnesses. These worms are NOT noticed during meat inspections.

!!! Pork Awareness (read this carefully) !!!

published by: RaKa Mardika @ 6.8.04

Thursday, August 05, 2004

makan #sensor# = nguik2?

Waduh... Bang Matz... Yg tempo hari itu, kan sekedar berbagi... Anyway, gw seneng kalo orang2 menyikapi suatu hal dg "pikiran terbuka" dan tetap nyantai (maksimum gigi 2 laah, ga usah tancap gas gigi 32 punya truk kontainer :D)... Perihal hewan yg satu ini (u know what I mean ya? :P)... Utk kasus emak ama opung nya bang Matz, ternyata malah "menghidupi" dan bukan "mematikan"... Kalo dlm kasus dibandingkan dg ayam2, fenomena yg kliatan kan "mematikan" rasa cemburu... Tapi dlm kasus beternak, weh, berbanding terbalik?

Gw akan mencoba keluar sejenak dari haram dan halal *maap buat yg ga setuju*... Gw akan mencoba me-review dari sisi manfaat dan tidak manfaat...

Utk kasus peternakan hewan yg satu ini, sepertinya ada banyak manfaat di sana... Naah, gw sih lebih mendukung budidaya kodok drpd budidaya hewan yg itu :P Trus, gw lebih sangat mendukung budidaya ayam drpd budidaya kodok ^_^V Biar gw bisa ikutan menikmati dan berpartisipasi... Hehehe... Btw, gw jd curious supaya lebih ngertiin perhewanan satu per satu :)

<jaimy>

he he he... dilihat dari mana pun tetep ndak sesuai deh kayaknya, sifat orang ndak bisa diinherit begitu aja dari object babi atau ayam, karena ayam atau babi bukan parent class manusia. pun ndak bisa dibilang sifat orang itu polymorphic dari sifat babi, ndak ada konsistensi perilaku antara objek-objek itu. kasarannya saya koq ya ndak pernah denger ada manusia yg berkokok ya gara-gara dia suka makan ayam. :-)

</jaimy>

Object oriented? Setelah gw baca postingan bung Jaimy, sepertinya emang ga valid dan ga etis kalo menyamaratakan. Oke deh, special buat bang Matz dan teman2 lain yg "masih" minat diskusi 5W+1H seputar hewan kontroversial ini :D Someday kalo kita kumpul2, kalo anda2 ga keberatan dan ga lupa, mungkin kita bisa "belajar bersama" lebih dalam. Tapi gw pesen satu hal, kenapa kepala kita ada di paling atas badan kita, menurut sumber yg gw dah lupa, ya karena pikiran mesti didahulukan. Pikiran (kepala) lebih prioritas drpd napsu makan (perut), pikiran (kepala) semestinya lebih prioritas drpd napsu uh-oh (bawahnya perut), pikiran (kepala) semestinya lebih prioritas drpd napsu thd tahta (belakang bawahnya perut).

-----Original Message-----

From: Rahmat Sianipar
Sent: Thursday, August 05, 2004 6:56 AM

Hehe

emak gue ama opung gue di kampung sana ternak babi .. ada kecenderungan punya sifat kyk babi jg gak yah ? Hehe

object oriented ? hubungan antar object ? jgn gitu donk mas Raka , berarti emak ama opung saya bisa dibilang jarang mandi donk, maen lumpur terus donk , soal nya tiap hari "bermain main" dengan babi , tuh kan aku sedih denger nya :( huhuhu

sorry klo topic "babi2" an ini dah di close, saya baru check soal nya hehe plus cuman mau ngasih tau klo emak saya ternak babi huhuhuhuh bentar lagi mau ikutan budidaya kodok ? ada object oriented nya jg gak yah ? jgn2 emak gue jd apa nanti yah :P

Salam,
Rahmat Sabar Parlindungan
MAMATZ.ORG / Dont Push Your Luck

published by: RaKa Mardika @ 5.8.04

Berbagi rasa, berbagi suka, berbagi ide dan pengalaman

.: is this rha-k's webLOG? :.

Previous post: Mengatasi Rasa Malas atau Penundaan... Boss Baik akan mendapatkan Sekretaris Baik... Mimpi, Solusi, Penyakit... menyikapi banjir... sepakbola di surga... Kejadian Misterius di RSCM... Bola di dalam Kantong Kertas... sekolah itu bernama Ramadhan... istri dambaan... Tak Perlu Ajari Kami Berpuasa...

Archives: 06/01/2003 - 07/01/2003... 07/01/2003 - 08/01/2003... 08/01/2003 - 09/01/2003... 09/01/2003 - 10/01/2003... 10/01/2003 - 11/01/2003... 11/01/2003 - 12/01/2003... 12/01/2003 - 01/01/2004... 01/01/2004 - 02/01/2004... 02/01/2004 - 03/01/2004... 03/01/2004 - 04/01/2004... 04/01/2004 - 05/01/2004... 07/01/2004 - 08/01/2004... 08/01/2004 - 09/01/2004... 09/01/2004 - 10/01/2004... 10/01/2004 - 11/01/2004... 11/01/2004 - 12/01/2004... 12/01/2004 - 01/01/2005... 04/01/2005 - 05/01/2005... 05/01/2005 - 06/01/2005... 12/01/2005 - 01/01/2006... 04/01/2008 - 05/01/2008... 07/01/2010 - 08/01/2010...

This page is powered by Blogger :)


 
     
 
  Mardi-k Lab. (contact) 1996-sekarang